Aku! Kamu…?


Sepertinya keteguhan hati harus berkelanjutan dalam diri ketika melihat tingkah polah punggawa negeri ini.

Lantaran sebagai jelata, justru ada satu tanya yang sepertinya tak harus membutuhkan kata jawab, “masihkah di sini ada negara yang punggawanya tak ribut hanya memikirkan diri pun kelompoknya…?”

Ya…. Kenyatannya wong cilik ini butuh keteguhan hati, minimal untuk saat ini, sebelum mati. Entah mati raga, atau mati rasa.

Keteguhan hati dalam melihat kecengengan negeri. Keteguhan hati dalam mengamati tingkah polah para punggawa yang bertabiat lucu kocak namun garing ini..!

Keteguhanku, satu!

Aku! Kamu…?

Aku! Kamu…?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: