Cangkul, berakar, berbuah


Cangkul, berakar, berbuah. Begitulah proses secara garis besar dalam bercocoktanam di seputar kita. Dan adakalanya, jika mampu menikmati, maka itulah indahnya momentum kreasi serta rekreasinya.

Akan sangat bermakna tatkala diri ini juga mampu mengaplikasikannya kedalam hati. Tak menjadi gamang meski berselimutkan kabut pagi, dan kemudian tetap melanjutkan cangkul, agar berakar, hingga tumbuh dan lalu berbuah..!

Dan landasan atas kesemuanya, selain memang butuh kesabaran tentu musti disediakan titik fokus dari hati.

Petani Kabut Pagi

Petani Kabut Pagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: